#tadabburQuran 15-21

Islamic_Wallpaper_Quran_004-1366x768

Ke-15

{هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ}

“Mereka (para istri) adalah pakaian bagimu dan kamu pun adalah pakain bagi mereka” Al-Baqorah:187)

Ayat ini diturunkan beberitahukan bahwa hubungan suami isteri boleh dilakukan pada malam Romadhon.

Tetapi perlu kita ketahui, tujuan, maksud, & hikmah dibalik pemakaiaan kata “Pakaian” pada ayat. Ada apa dengan kata pakaian?, kenapa Allah SWT tidak mengunakan kata Kamar, Kasur…. Dll ?

Dalam kehidupan suami-istri, makna yang tersembunyi di balik kata pakaian, sangat pas dalam menganalogikan dan menggambarkan hakekat hidup sepasang suami istri.
Menutup aurat adalah fungsi pakaian….
Begitu juga sepasang suami-isteri…
Harus menjaga Aib masing-masing…
Tidak mengumbarkannya,
Namun harus saling “Menutupi” & melengkapi kekurangan-kekurangan sesama pasangan…

Pakaian ada untuk melindungi dari dingin dan panas…
Selalu menemani pemiliknya dimana pun berada…

Pasangan hidup harus saling melindungi dari bahaya…
Bersama menyelesaian permaslahan hidup….
Selalu hadir menemani saat suka maupun duka…
Menimbulkan rasa haromis, aman dalam rumah tangga….
Dan bukan sebaliknya

Pakaian adalah simbol kehormatan…
Seperti kehidupan suami istri (Nikah) disyariaatkan untuk menjaga kehormatan…

Betapa luas kandungan makna Al-Quran…. Maka dari itu sepasang suami-istri seharusnya bisa “berpakaian” dengan semestinya.
#tadabburQuran

_______

Ke-16

Diantara faktor yang mendorong kita tetap konsisten menjaga dan sabar dalam beribadah sholat:
1/ Mengerjakannya dengan Khusyuu’
2/ Menghadirkan kondisi seakan kita tengah menghadap Allah SWT beserta dengan balasan-balasan di sisi-Nya.

Tadabbur dari Firman Allah SWT:
” jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’*(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (Al-Baqarah:45-46 )
#tadabburQuran

_________

Ke- 17

Dalam Al-Quran dikisahkan, dua orang yang memiliki perkara….
Mengaduh kepada Nabi Daud AS karena salah seorang dari keduanya berbuat zholim kepada yang lain. Lalu orang yg terzolimi berkata:

“Sesungguhnya SAUDARKU ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja….” (Şād:23)

Meskipun pertikaian, kezholiman, & pertengkaran terjadi diantar keduanya…Dia tetap memangilnya: (SAUDARKU)…
Harta, kedudukan, persaingan Duniawi, Perbedaan pendapat, Dll, seyogyanya tidak menghilangkan ikatan saudara. Baik sudara kandung atau sesama Muslim pada umumnya.
Itulah hikam Qurani menghadirkan secara Lafaz & Makna SAUDARA di antara keduanya.
#tadabburQuran

_________

Ke-18

(إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ نِدَاءً خَفِيًّا)

“yaitu tatkala ia ( Zakaria AS) berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang rendah (samar). (Maryam:3)

kata خَفِيًّا atau خَفِيَ dalam bahasa Arab bisa berarti: tak tampak, tersembunyi, dan dirahasiakan.

Mengapa Nabi Zakaria berdoa dengan cara demikian?

Mungkin sedikit yang tahu jika diantara sebab terkabulkannya Doa: meyakini Sang Maha Pengasih sangat dekat dengan hamba-Nya. Maka berdoa dengan suara yang redah nan tulus, tersembunyi pendengaran orang lain, seseorang akan mengahadirkan kedekatan Allah SWT di sisinya, Seperti yang dirasakan oleh Zakaria AS.

Begitu juga Rahasia dibalik mengapa huruf ‘Ya’ (yg berarti, wahai) tidak digunakan dlm setiap doa yg ada dlm Al-Qur’an..!

Perhatikan ayat2 berikut..!

(ربِ أرني أنظر إليك)

Tuhanku.. perkenankanlah aku melihatMu..!

(ربنا أفرغ علينا صبرا)

Tuhan kami.. limpahkanlah kesabaran atas kami..!

(ربِ لا تذرني فردا)

Tuhanku.. janganlah Engkau biarkan aku seorang diri..!

(ربِ إن ابني من أهلي)

Tuhanku.. sesungguhnya putraku adalah bagian dari keluargaku.

( رب اغفر وارحم وانت خير الراحمين )

Tuhanku.. ampunilah dan kasihilah..! Sesungguhnya Engkau sebaik-baik Dzat Yg Maha Mengasihi

( رب ابن لي عندك بيتا في الجنة )

Tuhanku.. bangunkanlah untuku di sisiMu sebuah rumah di surga..!

(ربنا لاتزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا)

Tuhan kami..! Janganlah Engkau gelincirkan hati kami setelah Engkau berikan hidayah pd kami..!

( رب إني مسني الضر وأنت أرحم الراحمين )

Tuhanku.. sesungguhnya kemudharatan telah menimpaku dan Engkau adalah sebaik-baik Dzat Yg Maha Mengasihi

Dalam setiap ayat yg bermakna doa kpd Allah, tidak satu pun yg di awali dengan hurup ‘Ya’ (yg berarti wahai) sbg bentuk seruan

MENGAPA DEMIKIAN ?!

Rahasia dibalik keindahan bahasa dlm doa2 itu adalah;

Bahwa hurup ‘Ya’ (wahai) adalah kata seru, yg hanya digunakan untuk memanggil seseorang yg jauh. Sedang Allah swt. lebih dekat pd hamba-Nya dari urat nadinya sendiri, Karena itulah.. sdh menjadi keharusan dlm ilmu balaghah, untuk meniadakannya.

Karena itulah.. sdh menjadi keharusan dlm ilmu balaghah, untuk meniadakannya.

قال تعالى: “ونحن أقرب إليه من حبل الوريد”

Allah berfirman, “dan Kami lebih dekat kepadanya dari urat nadinya sendiri”

قال تعالى: (واذا سألك عبادي عني فإني قريب)

Allah jg berfirman, “dan bila hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad saw.) tentang Aku, maka seaungguhnya Aku sangat dekat”

Tahukah kita sekarang betapa dekat Dzat (Allah) yg selama ini engkau berdoa kepadaNya?!
#tadabburQuran

_______

Ke-19

#‎tadabburQuran‬

“Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. …. (Ar-Ra`d:26)

Ujian atau cobaan merupakan hak otoritas hak Allah SWT. Sama seperti rezeki, hikmah dari ujian akan menjadikan sesuatu ummat itu bertambah kuat bukannya semakin lemah. Ia tergantung bagaimana sikap yang dipilihnya terhadap ujian yang menimpanya. Jika seseorg justru putus harapan dan patah semangatnya, maka hal itu menyebkan sempitnya kehidupan, begitu juga degan Rezeki.

Maka itu kita perlu memantapkan keyakinan dengan selalu berdoa:
(ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻗﺴﻢ ﻟﻨﺎ….من ﺍﻟﻴﻘﻴﻦ ﻣﺎﺗﻬﻮﻥ ﺑﻪ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﻣﺼﻴﺒﺎﺕ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ……)

“ Ya Allah, anugerahkanlah untuk kami….. KEYAKINAN YANG AKANMENYEBABKAN RINGANYA BAGI KAMI SEGALA COBAAN-COBAAN MUSIBAH DUNIA INI…..”

Namun, Manusia justru teralu bayak mengeluh…
Memohon kepada Sang Pemilik Rezeki…
Untuk kelapangan Hidupnya…
Dan lupa meminta Hati yang yakin, dan bersandar kepadanya..seperti ketabahan sepasang suami istri ini:……

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1008042685879937&id=100000226453038&_rdr

_________

Ke-20

Saat perahu berada di tengah lautan, Nabi Musa AS seketika terkejut dengan perbuatan Khaidir AS ketika melobangi perahu yang mereka tengah kendarai, dan memprotesnya:
( قَالَ أَخَرَقْتَهَا لِتُغْرِقَ أَهْلَهَا )

“(Musa berkata) Mengapa kamu ( Khaidir) melobangi perahu itu (yang) akibatnya kamu menenggelamkan penumpangnya ?…..” (Kahfi:71)

#tadabburQuran

Disini perlu kita renungkan, bahwa di saat krisis nan genting bercampur panik, dan ketika seluruh penumpang akan tenggelam ditengah Laut….
Saat itu Musa AS tidak hanya memikirkan keselamatan dirinya, dan tidak mengatakan: “….Akibatnya Kamu menengelamkan SAYA…”

Namun dalam percakapan antara keduanya, Musa Justru protes kepada Nabi Khaidir dan berkata: “…akibatnya kamu menenggelamkan PENUMPANGNYA…”

Begitulah Salah Satu krakter penting yang harus dimiliki oleh Para pemimpin Ummat, seprti pada diri Musa AS …..
Walaupun dalam situasi sesulit apapun…
Seorang Pemimpin ideal tidak akan tergoyahkan… Dan tetap mengedepankan Nasib Ummatnya, Wallhu Alam.

________

Ke-21

وجاء من أقصى المدينة رجلٌ يسعى قال يا قوم اتبعوا المرسلين

Dan datanglah dari ujung kota, SEORANG LAKI-LAKI dengan bergegas-gegas ia berkata: “Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu”. (Yasin: 20)

Allah SWT tidak menyebutkan identitas pahlawan tak dikenal yang disebutkan dalam ayat sebagai: ”
SEORANG LAKI-LAKI.”
Namun perbuatan terpuji yang dia perbuat tetap Abadi, diketahui oleh Milyaran ummat dari masa ke masa, di Dunia dan di Akhirat. Kenapa demikian ?
Karena yang terpenting adalah Apa yang kita sudah kerjakan, yang telah kita kontribusikan untuk Dakwah dan Islam, bukan seberapa tenar diri kita.

#tadabburQuran
Berdakwah, meyeruh kepada Allah SWT sangat banyak varisinya. Di antanya Adalah: menunjukkan manusia kepada seseorang yang dapat memberikannya kebaikan, seperti perbuatan “SEORANG LAKI-LAKI” di atas.

______________

Tulisan ini adalah kumpulan Status-status facebook #tadabburQuran yang saya tulis dan terjemahkan, sebagai bentuk latihan menulis, mengasah kemampuan menerjemah, dan pembelajaran bagi saya peribadai. Dan berusaha untuk memahami, mentadabburi makna ayat-ayat Al-Quran, lalu menyebarkannya kepada yang lainnya, berharap bisa berharap bisa bermanfaat bagi saya sendiri, dan para pembaca budiman.
Maka dari itu penulis sangat menanti masukan-masukan, koreksi, atau sumbangan-sumbagan ilmu pengetahuan terkait dengan #tadabburQuran.
Semoga Allah SWT menjadikan kita istiqomah dalam Keikhlasan, Dakwa, dan jadikan Al Qur’an sebaga, cahaya, petunjuk dan rohmat bagi kita, mengingatkan kia andaikan terlupa dari ayat-ayat Al Qur’an, mengajarkan kita hal-hal belum diketahui dari Al-Quran. Semoga Allah SWT mengaruniakan kita untuk bisa membaca Al Qur’an di tengah malam dan siang hari, dan menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup, Amin.
Iklan

About negeriquran

Masih Tetap Sebodoh yang dulu Lihat semua pos milik negeriquran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: