Embriologi dalam Quran dan Sunnah. Bag 4 ( Fase Segumpal darah & Daging )

Oleh: Khairul Amri Hatta

keithmoore_170x210

Termasuk Salah satu Ilmuwan terbesar yang meraih banyak panghargaan di Bidang Anatomi dan embrio Dunia pada tahun 1984, mengetuai beberapa Asosiasi Ahli Anatomi dan embrio internasional, juga terpilih sebagai anggota asosiasi Royal Medis di Kanada, dan International Academy of sel Sciences… berbagai deretan prestasi yang dicapainya tidak menghaling Akal dan hati Profesor Keith Moore untuk mengakui keajaiban kebenaran Ilmiah Al-Quran (1), diantara perkataan Beliau mengenai Al-Quran:

“Sesungguhnya metode penguraian Al-Quran dalam memaparkan tahapan-tahapan Embrio Manusia, telah mencapai pada suatau penggambaran yang sangat komprehensif nan mendetail, yang bahkan Ilmu pengetahuan pun tidak mampu mencapainya…..”

“ ..semua pengetahuan tentang hal ini (embriologi) tidak terungkap kecuali beberapa Abad terakhir dan bagi saya telah jelas bahwa kepastian bukti (Al-Quran) ini membuktikan bahwa Muhammad adalah Seorang Utusan..”

Diantara karya tulisan beliau yang paling gemilang, dan dianggap sebagai referensi bagi mahasiswa fakultas kedokteran,( juga telah diterjemahkan ke dalam enam bahasa: Italia, Jerman, Portugis, Spanyol, Yunani, dan Cina ) The Developing Human yang pada cetakan ke tiga Beliau menambahkan penjelasan mengenai kaitan Al-Quran dan Emriologi (2)

Sejak pertemuanya dengan Syaikh Abdul Majid Zindany, beliau telah menulis bebeapa topik menyangkut Embriologi dalam Al-quran dan As-sunnah, salah satunya adalah tema yang berjudul `Pembentukan Manusia pada tahapan segumpal darah dan Daging` yang akan kita bahasa pada bagian tulisan kali ini.

Embriologi dalam Quran dan Sunnah. Bag 4 ( Fase Segumpal darah & Daging )

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ طِينٍ(12)ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ(13)ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ(14)

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah  (12) Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim) (13) Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik (14)( Al-Muminun: 12-14)

 

Ayat di atas menujukkan tiga tahapan mendasar  yang akan dilalui oleh embrio Manusia, dengan mengunakan huruf Athaf ` ثم` ( bermakna Kemudian) yang dalam literature  Arab menunjukkan suatu proses secara ` Teratur` dan `Perlahan`, Maka dari tahapan evolusi Embrio dalam Al-Quran dapat dibagi dalam beberapa Fase pokok:

1. Fase setetes Air (Mani)

2. Fas Pembentukan

3. Fas Perkembangan

Pada bagian tulisan ini, akan dijelaskan perincian peristiwa yang akan dilalui oleh Embrio (dalam bentuk Blastocyst)  yang tertanam dalam Rahim pada Fase ke Dua ini (Pembentukan), yang dimaksud sengan fase `Pembentukan disini bahwa embrio akan mengalami beberapa evolusi ke bentuk: segumpal darah ( العلقة ) lalu segumpal daging ( المضغة ) kemudian tulang belulang ( العظام ), dan menjadi Daging ( اللحم ) yang membugkus tulang belulang. Permulaan tahapan ini berlangsung pada minggu ke 3 hingga akhir minggu ke 8. Dan yang unik pada tahapan ini bahwa sel-sel mengalami multiplikasi yang cepat, pertumbuhan organ yang pesat pada embrio.  Pada minggu ke 7, embrio mengalami perubahan bentuk eksternal (yang sebelumnya belum dapat dibedakan) menjadi bentuk manusia (belum utuh), kemudian pada minggu ke 8 akan terbentuk tulang dan daging.

New Picture (3)

Gambar 1. A.hari ke-28 (sektar minggu ke 3), B. hari ke 28 (minggu ke 4), C. hari ke 52 ( sekitar minggu ke 7), D. hari ke-56 ( minggu ke 8).

Melihat reaksi perkembangan Embrio pada tahapan ini tergolong singkat dan cepat, Maka dari itu kita mendapati Al-Quran memakai Huruf  `Faa` ( ف berarti `Kemudian`) di mana makna huruf tersebut dalam literature Arab menjukkan suatu proses secara ` Tertib` diiringi dengan `waktu singkat` supaya mengingikat proses-proses singkat yang terjadi pada tahapan ini. Untuk lebih jelasnya, urutan-urutan proses tesebut akan dijelasak satu persatu:

1. Pembentukan segumpal darah (علقة  )

Dalam buku-buku literature kelasik Arab, juga menurut pakar dalam sastra Bahasa Arab, kata  علقة mengandung banyak Artian:

-kata علقة berasal dari kata علق yang merupakan kata kerja (verba) bermakna: Melekat atau bergantung pada sesuatu.

– Dan العلقة juga diartikan: seekor lintah di air yang mengisap darah, hidup dengan berdiam diri, dan bertahan hidup dengan mengisap darah hewan yang dia lekati.

–  kata علقة bisa bermakna: Darah yang berwarna merah pekat, atau Darah yang tebal dan padat (3), para mufassir banyak menguatkan makna ini. Selain itu العلقة juga dianggap sebagai: Darah yang basah (4)

Oleh karena itu, kita mendapati Al-Quran mengunakan kata  علقة dalam bentuk Umum ( نكرة ) supaya mencangkup dan meliputi semua makna  علقة dalam Bahasa Arab, dan kesimpulan Ilmu pengetahuan Modern mengenai seluk-beluk embrio selama proses penanaman (implantation) sangat serupa dengan makan علقة seperti yang telah disebutkan tadi, dimana proses penanaman Blastocyst memakan waktu lebih dari seminggu sampai benar-benar melekat pada Plasenta dengan batang penyambung (konduktif) yang nantinya akan menjadi tali pusat. Selama proses penanaman,  Zigot (نطفة الأمشاج  ) dalam bentuk Blastocyst akan kehilangan bentuk sejatinya untuk mempersiapkan perubahan bentuk menjadi: Segumpal darah ( العلقة ) yang melekat dan bergantung pada plasenta janin, maka demikianlah Al-Quran menggambarkan perihal  علقة seperti dalam gambar ini:

gabungan

Gambar 2. Embrio pada tahap العلقة tergantung pada rongga plasenta dengan batang penghubung dan dikelilingi oleh cairan berlendir. Hal ini serupa dengan Makna العلقة yang memiliki banyak arti dalam Bahasa Arab. (A) Bagian sagital janin (sekitar) hari ke 16, (B) Bagian pada villus plasenta sekunder, (C) bagian pada embrio yang tertanam kira-kira  pada hari ke 21, (D) bagian villi plasenta tripartite. Darah janin dalam kapiler terpisah dari darah ibu yang mengelilingi villus. 

                                              

Jika kita memakai makna literal dari lintah (ulat lintah), maka kita menemukan bahwa Embrio yang sebelumnya bulat telah mengambil bentuk memanjang seperti bentuk pada ulat lintah.

18329.png

Gambar 3. Gambar yang memperlihatkan kesamaan antara bentuk lintah dan embrio Manusia.

(A) Bentuk Ulat Lintah. Permission From Hickman, C.P. et al, Integrated Principles of Zoology, 6th ed. St.louis, The Mosby Co., 1979

(B) menunjukkan bentuk samping dari  embrio pada hari ke 24 dan 25. Permission From Moore, K.L. The Developing Human, 4th ed., Philadel- Phia, Saunders 1988

Kemudian embrio akan terus berkembang dengan mengisap atau memakan darah dalam Rahim Ibu, seperti halnya Lintah yang kita ketahui bahwa mereka makan dari makhluk hidup yang dia lekati. Jika  Embrio dikelilingi oleh cairan lendir,  maka begitu pula dengan ulat lintah. Dari semua penjelasan ilmiah ini Menunjukkan bahwa kata “علقة” sangat sesuai dengan  penampilan embrio pada tahap ini seperti yang telah disampaikan dalam Al-Quran jauh sebelum 14 abad yang lalu.

Adapun mengenai makna (Darah yang berwarna merah pekat, atau Darah yang tebal dan padat) pada kata العلقة, kita mendapati penampilan Luar dari Emrio yang menyerupai darah yang tebal dan padat disebabkan kantong plasenta dan jantung permulaan, dan kardiovaskular  (peredaran darah ) muncul pada tahap ini.

2. Pembentukan segumpal daging ( المضغة )

Pada hari ke 23-24 embrio akan terbentuk seperti pada gambar 4, kemudian mengalami  perubahan pada hari ke 25-26 ke bentuk segumpal daging ( المضغة ) dalam sangat singkat. Kemudian setelah sehari atau dua hari dari tahapan segumpal darah, embrio akan memiliki beberapa  karakteristik berbeda dalam tahapan segumpal daging, dan bentuk Somites juga mulai muncul.

New Picture (8)

Gambar 4, gambar Embrio pada akhir tahapan العلقة berumur 24 hingga 25, telah tampak padanya 13 pasang Somites. Professor Hideo Nishimura, Kyoto University, Kyoto, Japan

Sesungguhnya Al-Quran telah menggambarkan proses perubahan singkat yang terjadi pada علقة yang berkembang menjadi مضغة dengan mengunakan huruf  Faa ( ف) yang menunjukkan proses secara cepat dan berurutan.

New Picture (15) Gambar 5, Gambar  janin selama minggu keempat (a) Embrio di hari terakhir dari  tahap علقة. (B), (c) Embrio pada awal tahapan مضغة .

Makna Kata مضغة dalam Bahsa Arab

Pemakaian kata مضغة dalam Bahasa Arab mengandung beberapa Arti diantaranya: `Sesuatu yang digigit oleh gigi` (5),  seperti pada kalimat `Mengunyah sesuatu` berarti membuatnya (mengunyahnya) menjadi kecil (6),  sebagian Ahli tafsir mengatakan bahwa  مضغة  memiliki suatu ukuran yang memungkinkan untuk dikunyah (7)

Dalam menentukan pengistilahan pada tahapan pertumbuhan Embrio, Kriteria pengistilahan harus sesuai dengan spesifikasi bentuk Luar (embrio), maupun organ pokok dalamnya. Berdasarkan hal ini, sesungguhnya pemakaian istilah مضغة pada tahapan ini sangat sesuai dengan makan linguistiknya yaitu: Segumpal daging.

Seperti yang yang dicapai oleh ilmu pengetahuan Modern bahwa pada tahap ini setelah proses pembentukan, embrio dan plasenta akan menerima Nutrisi dan Energi, dan mengalami proses pertumbuhan yang pesat, kemudian diiring  munculnya blok-blok fisik disebut Somites yang darinya akan terbentuk tulang dan otot.

Melihat terdapat banyak Somites (blok-blok yang terdapat di fisik embrio), maka bentuk lahiriah embrio tampak seperti telah digigit dan meninggalkan deretan  bekas gigitan yang sangat jelas, Maka sekali lagi istilah مضغة (Sesuatu yang digigit) sangat cocok untuk menggambarkan bentuk ini.

gigitan

Gambar 6, bentuk belakang pada Embrio, dengan deretan Somites pada fisik embrio yang mensimulasikan bekas deretan gigitan, seperti yang terkandung dalam makan lain مضغة dalam bahasa Arab. From Moore KL, Persaud TVN, Shiota K: Color Atlas of Clinical Embryology,2nd ed. Philadelphia, WB Saunders, 2000.

kesimpulan:

Tahapan العلقة dimulai ketika `Melekatnya` embrio pada plasenta dalam bentuk `Lonjong`  dan`Tergantung` dan berakhir dengan pesatnya pertumbuhan sel-sel Embrio di beberapa bagian. Kemudian العلقة berubah ke bentuk مضغة dan berakhir dengan pembentukan tulang belulang pada Awal minggu ke 7.

Demikianlah kita mendapatkan Nama-nama spesifik pada tahapan tertentu sejak awal dan akhir, dan istilah-istilah yang digunakan oleh Al-Quran dalam menjelaskan bentuk embrio serta berbagai proses yang paling penting, dan huruf Athof yang digunakan untuk mengisyaratkan rentangan waktu yang terjadi (selama proses) secara perlahan, semua mengenai fakta-fakat Ilmiah tersebut mustahil bisa diketahui tanpa mengunakan perlengkapan pengukur yang Mutakhir. Tetapi dengan penjelasan ilmiah yang telah dipaparkan, yang telah terdokumentasi sejak 1400 tahun yang lalu dalam kitab suci Ummat Islam, semua hal itu tidak lain untuk mengindikasikan bahwa Al-Quran benar-benar datang dari Tuhan yang Maha Esa.

Catatan kaki:

(1) http://islampapers.com/2012/03/16/moore/

http://en.wikipedia.org/wiki/Keith_L._Moore

http://www.islamstory.com/قصة-اسلام-كيث-مور-عالم-الاجنة

Lihat kesaksian Keith Moore atas keajaiban ilmiah dalam Al-Qur’an pada link berikut:

http://www.youtube.com/watch?v=9NOND0LM7Nc

http://www.youtube.com/watch?v=KKUEU9FHUuU

 

(2) http://islampapers.com/2012/03/16/moore/

(3) Lisanul Arab 10: hal 267-268, Al-Juhary 4: hal 1529, Maqoyiis Loqoh 4: hal 125, Mu`jam Washit 2: 623, Qmus Muhith 3: 275, Al-Mufradatul li Asfahany –hal 343.

(4) Majmu` Tafasiir 4: 336, Ruh Al-Maany 30: 180, Fathul Qadir 5: 468, Bahrul Muhiith 6: 478, Al-Jami` li Ahkam Quran 10: 119.

(5) Tajul `Uruus 6: 30, Maqayiis Luqho 5: 330.

(6) Nazhom Diraraj 30-31, Lisanul Arab 8: 450-452.

(7) Fathul Qadir 3: 436, Ibnu Katsir: 3: 207, Ruh Al-Ma`any 17: 116, Kasyaf: 3:5, Jami1 Al-Bayaan 18: 8.

 

 

About negeriquran

Masih Tetap Sebodoh yang dulu Lihat semua pos milik negeriquran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: